Monday, November 03, 2008

syukur.cinta.mimpi.pelangi



Konon kabarnya, Giring menulis lagu ini setelah membaca buku ketiga tetralogi Laskar Pelangi yang berjudul "Edensor", dan bertekad akan menjadikannya sebagai soundtrack jika film Laskar Pelangi dibuat. Konon kabarnya lagi, Mira Lesmana dan Riri Riza ngotot bahwa film Laskar Pelangi mereka harus di-soundtrack-i oleh Nidji.
Jika kedua "konon kabarnya" itu memang benar, luar biasa sekali skenario Sang Maha Sutradara itu yah...
Jika tidak benar terjadi-pun, ada satu "kebetulan" lagi yang mungkin kamu belum tahu. "Nidji" adalah modifikasi dari kata "niji" yang berarti "pelangi" dalam Bahasa Jepang. Jadi mungkin ketika Nidji menulis dan menyanyikan lagu ini, serasa menulis soundtrack untuk diri mereka sendiri kali yah...
Ingatkah kamu kata Ikal di buku pertamanya, bahwa tiada satu helai daun pun jatuh di dunia ini tanpa sepengetahuan-Nya...

Hmmphh...terlepas dari semua kisah di atas...i have to say that I am crazy about this song...hehe...mendengarkannya membuat mataku berkaca-kaca, teringat Lintang, Ikal, cita-cita dan impian mereka...dan mungkin anak-anak Indonesia yang masih berjuang seperti mereka di wilayah-wilayah yang tidak terekam di benak para pengambil kebijakan negeri ini (kecuali mungkin di saat jelang pemilu...hehehe..)

Semua pilihan katanya, nada-nadanya seakan mengkonfirmasi bahwa penciptanya mengkhatamkan dan telah berbagi jiwa dengan penulis bukunya...


Lagu ini memang indah. Kalau tidak percaya, resapi saja liriknya. Jika belum percaya, telpon saja 081-741-242-63, dengarkan ring back tone-nya. :)

Sesudahnya, mungkin kamu akan berkata sama: mendengarkan lagu ini membuatku ingin memeluk penciptanya. hohohoho.

------------------------------------------------------------------------------------

Laskar Pelangi
**Nidji**


mimpi adalah kunci

untuk kita menaklukkan dunia

berlarilah tanpa lelah

sampai engkau meraihnya


laskar pelangi

takkan terikat waktu

bebaskan mimpimu di angkasa

warnai bintang di jiwa


[chorus]


menarilah dan terus tertawa

walau dunia tak seindah surga

bersyukurlah pada Yang kuasa

cinta kita di dunia

selamanya


[interlude]


cinta kepada hidup

memberikan senyuman abadi

walau hidup kadang tak adil

tapi cinta lengkapi kita


[interlude]

laskar pelangi

takkan terikat waktu

jangan berhenti mewarnai

jutaan mimpi di bumi


[chorus]


menarilah dan terus tertawa

walau dunia tak seindah surga

bersyukurlah pada Yang kuasa

cinta kita di dunia


laskar pelangi

takkan terikat waktu…

***