Monday, January 05, 2009

Bab 7: Pemantapan Politik Luar Negeri dan Peningkatan Kerja Sama Internasional


Pernahkah terpikir olehmu, kenapa Pak Marty mengangkat tangan di foto ini, sendirian?

Mungkin kau sudah tahu bahwa saat itu beliau menyuarakan bahwa Indonesia abstain terhadap resolusi yang mengusulkan penambahan sanksi terhadap Iran terkait kasus pengembangan nuklirnya.

Mengapa repot-repot?

Karena Indonesia punya cita-cita dalam politik luar negerinya, untuk menjadi negara yang dikenal identitasnya sebagai The Third Largest Democracy, tapi sekaligus The World's Largest Muslim Population, untuk menjadi moderating voice, untuk menjadi campaigner reformasi PBB yang proaktif, untuk menjadi inisiator penggunaan dialog dalam resolusi konflik, dan pada akhirnya ... untuk ikut serta melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Jadi, jika dirimu berpikir bahwa Pak Marty mengangkat tangan untuk sebuah kesia-siaan atau untuk sekedar "beda ajah"...think again.

(weleh, kalimat penutupe national geographic bangedh yah...hehehe)

ps: i love this picture :)

3 comments:

  1. Pak Marty ganteng ya....hehehehe...*ga penting deh* :p

    ReplyDelete
  2. hihihi...Mba Endah, justru itu yang paling penting!! gantengnya diplomat* banget gitu loh...


    * ganteng diplomat didefinisikan sebagai: gaya bicara yang tertata, hati-hati, lipatan kemeja yang super-sempurna, jas yang tidak pating-tlekuk, dasi yang anggun dan matching tapi tidak flamboyan...dan tentunya kecerdasan yang tercermin dari setiap kata dan tindak-tanduknya...(apa seeeh...)

    ReplyDelete
  3. kekeke...baru mau komen, udah diduluin yang di atas. Cen nggantheng ya mbak :)

    ReplyDelete