Friday, July 03, 2009

Sepuluh Tahun Menanti Faisal Basri

Hehehe...

Judulnya heboh kan? Sengaja donks!! *i am the queen of lebay-ness, hahahaha*

Sepuluh tahun yang lalu, ketika aku masih ber-rok abu-abu, aku telah memendam pertanyaan itu. Pertanyaan yang sangat penting bagiku, namun aku tak tahu bagaimana menyampaikannya kepada orang yang tahu.

Aku masih ingat, aku menulis surat, dan dimuat. Mungkin dibaca oleh ratusan atau mungkin ribuan pembaca. Tetapi aku tak mengajukan pertanyaan itu di sana. Aku hanya menyayangkan dan mengungkapkan kekecewaan saja.

Hari ini, kelasku kedatangan Pak Faisal Basri. Sudah kupersiapkan diri untuk mengajukan pertanyaan *yang tidak relevan dengan seisi kelas* di akhir sesi.Hehehe.

Beliau tidak keberatan, dan beliau menjelaskan. Oooh...ternyata itu ya alasannya...memang kenyataan yang menyedihkan. Dan kini tinggal kita tunggu akhir kisahnya...

Sebuah ironi yang menyedihkan, jika mengingat kelahirannya yang begitu cemerlang dan gemilang. Mungkin memang sudah demikian kisahnya digariskan.

Anyway, tiga sesi tadi cukup menginspirasi dan membuat berpikir kembali. Meskipun jadi tambah pusing dan bingung lagi. :)

Tapi tetap saja, sesi berakhir dengan berkesan karena ditutup dengan foto bersama dan tanda tangan. hehehe, dan mungkin...sedikit norak dan kampungan?

Terima kasih untuk semua yang membantu pertanyaan sepuluh tahun itu menemukan jawabannya hari ini. :)

Tidak pernah terbayangkan sebelumnya, kesempatan seperti ini akan ada. Hehehe.

No comments:

Post a Comment