Saturday, December 05, 2009

Ingat Puisi Ini?

kulari ke hutan kemudian teriakku
kulari ke pantai kemudian menyanyiku
sepi.. sepi,, sendiri, aku benci
aku ingin bingar, aku ingin di pasar
bosan aku dengan penat
dan enyah saja kau pekat
seperti berjelaga jika kusendiri

pecahkan saja gelasnya biar ramai!
biar mengaduh sampai gaduh
ada malaikat menyulam jaring laba-laba belang di tembok keraton putih
kenapa tak goyangkan saja loncengnya
biar terdera..
atau aku harus lari ke hutan, belok ke pantai?



Pernah dengar puisi ini? hehehe. Kalo belum, kebangetan deh...tapi ingatkah kalian bait-bait lengkapnya? ingkatkah tiap pilihan katanya?


hahhaa....justru itulah kenapa saya posting di sini...karena sudah terlalu sering kami membecandai puisi ini...setiap kali ada yang nyenggol gelas di acara makan siang diklat atau yang menjatuhkan piring saat buka puasa bersama. :)

hehehe....

pecahkan saja gelasnya biar ramai...

hehehe....

ini puisi yang menarik. :)

merupakan bagian penting dari tonggak sejarah perfilman Indonesia, dan bangkitnya kembali kebanggaan anak bangsa terhadap karya saudaranya.

selamat bernostalgia. hehehe.

*sajak tuwo banget yoo...*

1 comment:

  1. benar bget smua orang pastilah tahu dengan puisi diatas.menarik dan lucu. terkadang akupun sering menggunakan beberapa kalimat didalamnya. untuk sekedar bercanda sama temen. hahaha. god luck buat kamu

    ReplyDelete