Saturday, August 28, 2010

Mensyukuri Nikmat Menjadi Indonesia,The Only Free Country in South East Asia ;)

Di tengah keisengan (tuntutan juga deng :p) mengerjakan pe-er dari kantor untuk bahan para Bos yang akan ke Bangkok minggu depan, tanpa sengaja tercipta sebuah renungan kecil. *hayah*

Momentumnya pun begitu pas: ramadan & agustus.

Jadi, mari kita mulai urai renungan kali ini. :p


Lima tahun yang lalu, di sebuah kota bernama Shinagawa, di sekitar kota Tokyo,seorang Uztad pernah berkata bahwa ada tiga macam nikmat yang paling esensial, yakni:kehidupan, kemerdekaan dan keimanan. (baca:http://pengenjadijurnalis.blogspot.com/2005/03/shinagawastory-ustadz-zaitun-tetep.html)
Nah...kemerdekaan ini yang menjadi pokok bahasan kita. :p

Bulan ini, bangsa kita sudah berstatus merdeka selama 65 tahun (versi kita, kalo versi internasional mah kita baru merdeka bulan desember :p). Sudahkah kita benar-benar merdeka?

Well, despite the fact that banyak kesusahan yang membuat bangsa ini belum sepenuhnya merdeka, saya menemukan sebuah catatan kecil yang layak mengingatkan saya dan mungkin seluruh orang yang hidup di wilayah negeri ini.

Freedom House, salah satu acuan terpenting dalam dunia perdemokrasian yang setiap tahunnya mempublikasikan hasil pengukuran kondisi kebebasan seluruh negara di dunia menetapkan Indonesia sebagai SATU-SATUNYA negara bebas di Asia Tenggara. Freedom House mempunyai metodologi yang cukup njlimet untuk diuraikan di sini (padune males, hehehe) dalam memberikan angka 1 sampai 7 kepada setiap negara di dunia dalam dua aspek terpenting, yakni Hak Politik dan Kebebasan Sipil. Angka 1 menunjukkan kondisi kebebasan tertinggi dan 7 terendah. (lihat www.freedomhouse.org)

Negara seperti US dan UK mendapatkan skor 1 untuk PR dan 1 untuk CL. Sementara India, The World's Largest Democracy, skornya sama dengan Indonesia.

Achievement Indonesia cukup membanggakan, karena sejak 2006 berhasil mempertahankan status "free" nya (2005 Indonesia masih "partly free").

Gambaran publikasi Freedom House untuk 2010 di Asia Tenggara jika diranking kira-kira seperti ini:

Free:
1. Indonesia (PR: 3/CL:2)

Partly Free:
2. The Philippines (4/3);
3. Malaysia (4/4);
4. Singapore (5/4);
5. Thailand (5/4)

Not Free:
6.Vietnam(6/5)
7. Brunei (6/5)
8. Cambodia (6/5)
9. Laos (7/6)
10. Burma (7/7)

Well, what do you think?

Seringkali kita masih mengeluhkan kondisi negara ini, yang tidak punya harga diri lah, yang korup lah, yang miskin lah, yang ngga mutu lah...bla-bla-bla... Sama, saya juga begitu. hehehe...Tentu, complaints dan critiques harus tetap dikobarkan untuk membuat bangsa ini menjadi lebih baik, rakyatnya lebih sejahtera dan berbahagia, namun tidak salah juga merenung sejenak dan memikirkan betapa kita beruntung mendapatkan salah satu dari 3 nikmat paling esensial ini dalam kadar yang lebih baik daripada yang rata-rata didapatkan oleh sodara-sodara kita di negeri tetangga. *gaya khotbah niru Zainuddin MZ*

Hehehe, saya sih sudah biasa dilemparin argumen tentang tidak pentingnya tetek bengek semacam demokrasi dan kebebasan ini. Hmm, lagi-lagi wajar sih, wong demokrasi kita masih belum sempurna dan buanyak banget kekurangannya, apalagi jika dikaitkan dengan kontribusinya yang dianggap minus terhadap kesejahteraan *ngelirik teman-teman di Kedeputian Kemiskinan*, atau malah menyebabkan desentralisasi dan otonomi daerah yang kacau beliau *ngelirik temen-teman di Kedeputian Regional dan Otda*.

However, coba dipikirkan kembali, jika negeri kita tidak sebebas dan sedemokratis ini, mungkinkah kita bisa seperti sekarang? Berbicara dengan lantang tentang siapapun, menulis kritik tajam di media manapun, mendapatkan informasi dari sumber manapun, dan berbeda pendapat dengan siapapun, tanpa takut apapun? *hihi, belum segitunya juga kali, skor kita belum 1 soalnya* Hmm...saya yakin sulit.

Bayangkan saja jika kita ndilalah lahir dan hidup di Burma, si juru kunci klasemen. Duh...nauzublillahimindzalik. Eimit-eimit jyabang beibeh.

Jadi, meskipun masih banyak kekurangan, again, malam ini saya disadarkan tentang besarnya nikmat hidup di Indonesia, The Only Free Country in The South East Asia. :)

Alhamdulillah.


(bersambung --> semoga bisa dilanjutkan dengan cara mensyukuri kebebasan dan kemerdekaan)

No comments:

Post a Comment